Dema SAA Ngaji Kewirausahaan Berbasis Pesantren di Ponpes Sunan Drajat Lamongan

Sabtu 7 November 2020 Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Kediri mengadakan kunjungan ke Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada Mahasiswa tentang kewirausahaan yang dibangun di Pesantren.

Wakil Rektor 3 IAIN Kediri Bapak Dr. Wahidul Anam, M.Ag, menjelaskan bahwa mahasiswa IAIN Kediri harus memiliki kemampuan untuk berwirausaha, dengan tetap memperhatikan kearifan lokal masyarakat di sekitarnya, melihat potensi apa yang dapat dikembangkan, sehingga dapat memberikan kontribusi pada masyarakat.

“Tentunya setelah mahasiswa nanti lulus kalau bisa ya tidak perlu lagi ngirim surat lamaran sana sini, tapi sudah harus mampu membangun dunia usaha, oleh karenanya saya ajak k Ponpes Sunan Drajat Lamongan ini dalam rangka memberikan contoh bagaimana Industri dalam lingkungan pesantren dibangun”, tuturnya

Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Dr. K.H. Annas Al Hifni Al hafidz, M. Si, beliau merupakan salah satu direktur pengelola usaha pondok pesantren Sunan Drajat, dalam kesempatan tersebut dipaparkan kiat-kita menjadi seorang pengusaha berbasis pesantren.

“Perputaran uang di pesantren Sunan Drajat ini cukup banyak, setiap hari dari semua unit bisnis di pondok hampir 500jt uang berputar, potensi ini harus kita manfaatkan sehingga hasilnya dapat digunakan untuk mengembangkan pondok pesantren”, tutur alumni S3 Prodi Ekonomi Islam Universitas Airlangga ini.

Selain itu pesantren Sunan Drajat juga memiliki banyak unit bisnis, semuanya kita kelola secara mandiri dan hasilnya digunakan untuk membangun pondok Pesantren ini, lanjutnya.

Pada ahir sesi kegiatan, peserta kunjungan yang terdiri dari 120 mahasiswa perwakilan dari DEMA, SEMA, UKK dan UKM di lingkungan IAIN Kediri ini berkeliling untuk melihat secara langsung proses produksi air minum kemasan Sunan Drajat atau AIDRAT, serta melihat unit bisnis pembuatan garam Sunan Drajat (SSD).