Ketua Forkugama Dorong Pembentukan Forum Pemuda Lintas Agama Kota dan Kabupaten di Jawa Timur

Temu pemuda Lintas Agama yang ke-3 tahun 2020 dilaksanakan di Pondok Pesantren Mahasiswa Al Hikam Malang. Hadir dalam kegiatan tersebut 60 peserta pemuda dari masing-maisng majelis Agama yang berasal dari Kabupaten/Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten/Kota Pasuruan.

Dalam kegiatan ini disampaikan materi tentang “Kerukunan Umat Beragama” oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Timur, Bapak Hamid Syarif, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kerukunan beragama merupakan suatu keharusan dalam kehidupan beragama di Indonesia, kerukunan beragama ini harus terus dipupuk terus menerus agar selalu menjadi pondasi dalam menjalin hubungan beragama.

“Indonesia ini terdiri dari beragam agama dan budaya, maka membangun kerukunan beragama dalam kehidupan sosial-keagamaan merupakan suatu keniscayaan yang harus dibangun bersama-sama” tutur Bapak Hamid Syarif.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bapak Kepala Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr.H.Ahmad Zayadi, M.Pd, dengan mengangkat tema “ Moderasi Beragama”, dalam kesempatan ini Bapak Zayadi menjelaskan bahwa dalam moderasi beragama harus mengedepankan sikap anti kekerasan, akomodatif terhadap budaya local, serta menunjukan sikap tengah. “Beberapa parameter seseorang dapat dianggap memiliki sikap moderat dalam beragama adalah memiliki sikap anti kekerasan, akomodatif terhadap budaya local, serta mempunyai sikap tengah”.

Lebih lanjut, berkaitan dengan moderasi beragama, Bapak Zayadi menambahkan bahwa Integritas, Humanis, Spirituality, Adaptif, dan Nasionality, adalah pilar utama dari moderasi beragama dalam konteks kita sebagai warga Negara Indonesia, disingkat dengan akronim IHSAN.

Dalam materi penutupnya Bapak Zayadi menyampaikan bahwa Negara harus hadir dan memberikan perlindungan terhadap umat beragama, hal ini merupakan bagian dari tanggungjawab Negara. “Negara hadir dan memberikan perlindungan terhadap warganya dalam beragama, semisal dalam proses pelaksanaan Ibadah Haji, disana Negara hadir memberikan perlindungan dan menfasilitasi warganya dalam beribadah”, tuturnya.

Baca juga:   Dema SAA Ngaji Kewirausahaan Berbasis Pesantren di Ponpes Sunan Drajat Lamongan

Dalam kesempatan ini, Ketua Forum Kerukunan Pemuda Lintas Agama, Thoriqul Huda yang juga Dosen SAA IAIN Kediri menyampaikan, bahwa FKUB Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Jawa Timur harus mulai merintis dan membentuk komunitas Pemuda Lintas Agama sebagai regenerasi dalam membangun Kerukunan Umat Beragama di Jawa Timur. “FKUB Kabupaten/Kota harus mulai membentuk forum pemuda lintas Agama, hal ini perlu untuk membangun wawasan kerukunan sejak dini pada diri pemuda”, tuturnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *