Dr. Irmawan Jauhari [Alumni-SAA2008]: Sosok Akademisi-cum-Novelis

Dr. Moh. Irmawan Jauhari adalah alumni Jurusan Ushuluddin Prodi Perbandingan Agama (sekarang SAA) IAIN Kediri yang wisuda pada tahun 2008. Paska lulus, ia banting stir (tidak linier) melanjutkan studi S2 pada bidang Manajemen Pendidikan Islam di IAIN Tulungagung dan diwisuda pada tahun 2011. Dr. Irmawan gemar ngalap berkah pada beberapa tokoh yang tersebar di beberapa daerah, ziarah, serta kontemplasi pada tempat-tempat yang memiliki basis sejarah dan mitos yang kuat.

Ia juga aktif dalam pemberdayaan pemuda dan masyarakat. Selama menjadi mahasiswa di IAIN Kediri dan IAIN Tulungagung, ia terlibat dalam kegiatan pemberdayaan pemuda desa di tempat kelahiran-nya dalam wadah karang taruna. Kisruh politik desa mengakibatkan segala bangunan dan organisasi yang pernah dibangunnya runtuh. Tapi kondisi ini tidak menghalangi dirinya untuk terus berkiprah di dunia akademik maupun sosial kemasyarakatan.

Pada tahun 2014, ia mengabdi sebagai dosen tetap pada STAI-Ma’arif, Kendal Ngawi. Ia melakukan pendampingan pada mahasiswa dalam bentuk penguatan literasi dan diskusi serta pemberdayaan masyarakat dalam bentuk KKN Tematik yang berkelanjutan pada tahun 2016.

Pada tahun 2016, ia berhasil memeroleh beasiswa doktoral dari Kementerian Agama dengan konsentrasi PAI Multikultural di UNISMA Malang. Ia meraih gelar doktoral pada akhir tahun 2019 dan diwisuda dengan predikat cumlaude pada bulan Februari 2020.

Pada tahun 2016, Dr. Irmawan membangun jejaring mahasiswa Sastra Jawa Timur untuk diarahkan menjadi buku, akan tetapi ide ini hanya sampai pada diskusi naskah. Ia juga tergabung dalam FKDP Kopertais 4 yang merupakan wadah dosen PTKIS yang fokus pada penelitian dan pemberdayaan. Pada beberapa kesempatan, ia menjadi fasilitator di sejumlah forum. Disela fokus pada studinya, ia kerap mengajak mahasiswa melakukan perjalanan ke beberapa tempat untuk berbagai kepentingan, antara lain penelitian sejarah yang akan digunakan untuk menulis buku.

Baca juga:   Tolstoy dan Cerita-Ceritanya

Setelah menikah pada tahun 2018, ia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sambil menyelesaikan disertasi dan menyusun naskah. Beberapa karya yang terbit antara lain: Diskursus Filsafat Pendidikan Islam dan Barat (kontributor dan editor naskah, Mitra Karya, 2018); Pancasila, TransNasionalisme dan Kedaulatan Negara (kontributor naskah, LKiS, 2018); Tanah Pejuang (Novel, DivaPress, tunggu cetak); Pada Sebuah Episode (Novel, Mitra Karya, 2019); Perjalanan Musafir (Graha Ilmu, 2019); dan beberapa artikel dan opini yang bisa dilacak dalam pencarian daring.

Dr. Irmawan saat ini tengah menuntaskan beberapa naskah fiksi, melakukan kegiatan literasi pada mahasiswa yang diorientasikan menjadi sebuah buku, dan sesekali menjadi pengajar pada beberapa PTKIS. Untuk koresponden, ia bisa dihubungi melalui email: irmawanj@gmail.com. (MFR)

One thought on “Dr. Irmawan Jauhari [Alumni-SAA2008]: Sosok Akademisi-cum-Novelis”

  1. Assamua’alaikum,
    Semangat terus bpk Dr.Irmawan semoga tetap di beri kesehatan dan kelancaran dalam mengabdi di akademika,
    Emm ada yang saya tanyakan pak, kenapa kok bapak mengambil jurusan di pasca sarjana tidak liner?
    Apa mencari suasa berbeda atau memang lebih menguasai di jurusan manajemen pendidikan islam itu sendiri? terimakasih

Leave a Reply to Zainal abidin Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *